
ASCARYA
Vol. 1 No. 2 (2021): Islamic Science, Culture, and Social Studies
Received: 2021-08-03 Revised: 2021-09-06 Approved: 2021-09-10
barang namun dikarenakan tidak adanya fungsi penerimaan sendiri, maka yang membuatnya
adalah fungsi pembelian dalam hal ini adalah bagian purchasing.
Bagian accounting tidak menerima formulir tanda terima barang dari bagian
purchasing. Sehingga dalam pencatatan, bagian accounting tidak mengetahui apakah barang
yang diorder telah diterima dan sudah berada di gudang atau belum.
Walupun sistem pengendalian intern di PT. Mulia Safety Service terbilang lemah,
namun masih terdapat beberapa kelebihan, diantaranya; 1) sistem otorisasi dan prosedur
pencatatan telah dilakukan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari dokumen-dokumen yang
telah diotorisasi oleh bagian yang bersangkutan, sebagai contoh formulir permintaan
pembelian ditandatangani oleh manager inventory; 2) menggunakan formulir bernomor
sesuai tanggal, karena formulir atau dokumen ini merupakan alat untuk memberkan otorisasi
pada pelaksanaan transaksi, maka pengendalian pemakaiannya dengan nomor urut ini dapat
menetapkan pertanggungjawaban atas terlaksananya suatu transaksi.3) setiap penerimaan
barang telah didasarkan pada surat order pembelian yang diotorisasi oleh manager
purchasing, begitu pula dengan pembuatan order pembelian yang didasarkan pada formulir
permintaan barang yang telah diotorisasi oleh bagian inventory.
Perangkapan fungsi yang terjadi pada bagian purchasing dan kurangnya distribusi
dokumen yang seharusnya diterima oleh bagian accounting mencerminkan pengendalian
intern yang masih belum komprehensif dan cenderung lemah, sehingga dapat merugikan
perusahaan di masa mendatang. Oleh sebab itu, diperlukan perbaikan pengendalian intern
pada sistem pembelian agar dapat berjalan sesuai dengan tujuan perusahaan.
BIBLIOGRAFI
Ariesta, Deby. 2021. “Efektivitas Pengadaan Barang Dan Jasa Melalui E-Catalogue Di Kecamatan
Kebayoran Lama Kota Administrasi Jakarta Selatan Provinsi DKI Jakarta.” Ascarya:
Journal of Islamic Science, Culture, and Social Studies 1 (2): 156–72.
https://doi.org/https://doi.org/10.53754/iscs.v1i2.26.
Bodnar, G H, and W S Hopwood. 2010. Accounting Information Systems. Prentice Hall.
https://books.google.co.id/books?id=ZYccPwAACAAJ.
Gani, Alcianno G. 2021. “SISTEM PENGENDALIAN INTERN PENJUALAN KREDIT PADA PT XYZ.”
JURNAL MITRA MANAJEMEN 12 (1): 99–112.
Mardia, M, R Tanjung, A Karim, M Ismail, E B Wagiu, E Sudarmanto, S Supitriyani, J I
Sihotang, and E O P Damanik. 2021. Sistem Informasi Akuntansi Dan Bisnis. Yayasan Kita
Menulis. https://books.google.co.id/books?id=KmkbEAAAQBAJ.
Martin, O. 2017. Metode Penelitian Dalam Ilmu Sosial. CreateSpace Independent Publishing
Platform. https://books.google.co.id/books?id=0lygswEACAAJ.
Moleong, L J, and T Surjaman. 1989. Metodologi Penelitian Kualitatif. Remadja Karya.
https://books.google.co.id/books?id=YXsknQEACAAJ.
Mulyadi. 2015. Sistem Akuntansi. Jakarta: Salemba.
Rachmad, Ari. 2021. “Pengaruh Aspek Manajemen Keuangan Daerah Terhadap Transparansi
Pengelolaan Keuangan Daerah Di Lumajang.” Ascarya: Journal of Islamic Science,
Culture, and Social Studies 1 (1): 74–95. https://doi.org/10.53754/iscs.v1i1.13.
Romney, M B, P Steinbart, J Mula, R McNamara, and T Tonkin. 2013. Accounting Information
Systems.
Always
Learning.
Pearson
Australia.
https://books.google.co.id/books?id=ncyTNAEACAAJ.
Septianty, Vitra Nurul. 2017. “Analisis Sistem Informasi Akuntansi Dan Pengendalian Intern
Dalam Pembelian Bahan Baku Secara Kredit Pada PT. Wangsa Jatra Lestari Di